• 021 7563213
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Panduan Kemasan Sampel

Sebelum pengujian kondisi sampel dalam kemasan harus dijaga agar hasil pengujian dapat merepresentasikan kondisi sampel yang sesungguhnya. Berikut ini panduan dalam mengemas sampel siap uji.

Secara umum:

  1. Siapkan wadah yang kering dan bebas kontaminasi.
  2. Pastikan wadah memiliki tutup yang dapat menjaganya dari kebocoran.
  3. Pastikan tutup/segel yang digunakan tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia. Hindari penggunaan tutup yang berlapis kardus/lem, karena uap dari sampel volatil dapat melarutkan lem dan mengontaminasi sampel.
  4. Hindarkan sampel dari paparan sinar matahari langsung dan juga kelembaban tinggi/air.
  5. Untuk menjaga homogenitas sampel, simpanlah sampel pada wadah yang cukup. Hindari penggunaan banyak wadah untuk satu sampel yang sama.
  6. Untuk pengujian sampel lebih dari satu parameter uji, tidak perlu memisahkan sampel untuk masing-masing parameter.
  7. Beri label pada sampel jika dibutuhkan. Bersihkan permukaan wadah sebelum menempel label agar tidak mudah lepas.
  8. Bungkus wadah sampel dengan baik untuk mencegah kerusakan dan kebocoran dalam proses pengiriman.

Khusus sampel biodiesel/biofuel

  1. Material wadah yang disarankan yaitu botol plastik atau kaca.
  2. Hindari penggunaan botol air minum bekas maupun kantong plastik sebagai wadah sampel.
  3. Disarankan untuk mengisi wadah penuh atau 3/4 penuh untuk menghindari pengumpulan uap air.

khusus sampel solar/B-XX

  1. Material wadah yang disarankan yaitu kaleng stainless atau kaca.
  2. Hindari penggunaan botol air minum bekas maupun kantong plastik sebagai wadah sampel.

 

 


© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Balai Teknologi Bahan Bakar dan Rekayasa Disain - BPPT